Senin, 21 Maret 2011
Jumat, 24 September 2010
SEPAK BOLA CINTA...
ini dia yang paling heboh,
tidak hanya dalam dunia olah raga,dalam kasus asmarapun ada yang namanya sepak bola cinta..
gimana ceritanya y.....
yuk kita simak bareng2..
bersambung....
tidak hanya dalam dunia olah raga,dalam kasus asmarapun ada yang namanya sepak bola cinta..
gimana ceritanya y.....
yuk kita simak bareng2..
bersambung....
griyaku
09.21
0
komentar
Minggu, 19 September 2010
MAAF AKU PILIH PNS ....
ini dia...
masa depan terlihat lebih menjanjikan, terbayang akan pensiun hari tua,tunjangan kesehatan, tunjangan keluarga, tunjangan anak dan tunjangan - tunjangan yang lain.
terlalu materialistis mungkin....
tapi udah saatnya untuk kita berpikir realistis...
orang bilang cinta itu tak bisa di beli. dia anugerah illahi yang datangnya pun kita tak sangka...
tapi masa iya kita bisa hidup hanya dengan cinta..???
hanya para pujangga yang mungkin bisa....
lama aku berpisah dengannya. teka teki tuhan siapa yang bisa nebak..
cuma bisa berencana, hasil itu mutlak milik-Nya.
setahun laluu aku dipertemukan dengannya lagi. sebut rifa'i ( samaran ), setelah hampir 4 tahun berpisah ia kembali sebagai orang lain. sesuatu yang sangat kontras dengan mas fa'i 4 tahun lalu. sempet berpacaran dengan beberapa cowok, tak membuatkuku jera. aku yakin semua ini adalah proses..
"assalamu'alaikum..." sapanya mengetuk pintu rumah.
saat itu ibuku sedang ada diteras, jadi ia pastinya ia udah dulu bertemu ma ibu..
" din......da tamu " panggil ibu padaku. diana ( samaran ).
tanpa pikir panjang aku keluar dan *** " mas fa'i dah nunggu aku di depan pintu..
" gmn kabar din ??" tanyanya serambi menyorongkan tangan untuk berjabat denganku..
" baik mas, mas gmn kabar??" balasku serambi menjabat tangnannya..
" kenalin tmnku " katanya karena emg waktu itu ia ajak temen maen kerumah..
" duduk mas.." kataku serambi ngeliatin mas fa'i seolah lum percaya lok dia bakalan datang lagi. udah 4 tahun....
fa'i " din katanya bapak udah.....???"
aku " iya mas, tahun kemarin "
fa'i " mas turut beduka ya..mas tau baru kemarin - kemarin aja. mas bener - bener nda tau.."
aku " iya mas, gapapa kok. bapak udah tenang di sana "
fa'i " kok dirunah aja? nda main - main?? "
waktu itu emang masih dalam suasanan lebaran hari ke 4..
aku " maen kemana mas, orang kemarin udah pada datang kesini. lagian ga da temen yang mau ajak maen.."
"dirumah nemenin ibu, kasihan sendirian..".
hampir 1 jam kita ngobrol - ngobrol tanya kabar, kesibukan dan macam sebagainya.
disela - sela obrlan itu keluar pertanyaan dari mas fa'i, " diana siapa pacarnya sekarang?? "
spontan aja aku jawab " belum punya pacar mas, gada yang mau..cariin dunk mas..."
" lok mas gimana..?"
fa'i " sama. sempet mau serius tapi gagal.."
dan dalam canda - canda itu mas fa'i bilang, " gimana misal sama mas aja...?" di susul ketawa...
aku yakin mas fa'i cuma becanda, setelah itu mas fa'i bersama temennya pulang kerena waktu dah sore...
" ea din, nomor hp mu berapa sekarang?? kali tar mas mau telpon.." tanya mas fa'i sebelum beranjak
dan dia pulang setelah aku kasih nomor hp ku yang baru..
malam ke 2 setelah kunjungannya itu, ada telpon dari mas fa'i disaat aku sedang tiduran enak di kamar. aku matiin suara musik lalu aku angkat telponnya..
" din, besok da acara ndak?? mau gak mas ajak jalan2?"
nda tau kenapa aku langsung meng iyakan ajakan itu..
dan beneran mas fa'i datang menjemputku untuk pergi jalan. setelah bermaitan ma ibu kita langsung berangkat ketaman. tempat biasanya para pasangan memadu kasih..
disini mas fa'i mengulang kembali ajkannya untuk mengajak aku balikan seperti yang dulu pernah kita jalani..
dan kali ini mas fa'i bener - bener serius..
dikasihnya aku waktu 3 hari dan di hari ketiga itu mas fa'i kembali datang kerumah. dia mengajak kau kesuatu rumah yang aku juga belum pernah datangi. rumah yang sangat sederhana dengan keluarga yang sedehana.
" din, kenalin ini ibuku, bpakku, kakakku.." katanya...
sumpah kaget bener -bemer kaget aku dibuatnya..
sternyata itu rumah keluarganya..dan surprise juga...
disitu mas fa'i meminta jawabanku. "seperti inilah kondisi keluargaku, aku mengajakmu kemari karena aku pengen kamu tau seperti apa kondisiku..."
" sekarang semua terserah padamu, aku begini adanya, dan satu lagi, aku pengen serius menjalin hubungan. tidak hanya sekedar maen - maen pa lagi senang - senang.."
" kalo kamu mau menerimaku, aku berharap kamu juga mau menerima keadaanku seperti ini, dan kalaupun kamu tak menerimaku aku akan bisa mengerti.."
kayak lagunya ARMADA " jangan ada dusta di antara kita...."
weeeeessssss so sweet banget...
semua terserah padamu, aku begini adanya..
ku hormati keputusannmu...
apapun yang akan kau katakan....
jujur aja aku salut ma cara nembak mas fa'i, aku yakin ia serius ma aku...
sempet berpikir juga akhirnya aku jawab " iya, aku mau jadi pacar mas...."
cuit - cuit.....
ada yang jadian tu...
tapi jangan pada nagih makan - makan ya.....
nagihnya nanti aja lok dah sampai pelaminan. makan - makan dech tu sepuasnya....
heeee
sorenya aku diantar pulang, dan sampai rumah aku bener - bener dibuat bingung..
apa yang barusan terjadi???
bagaimana ini???
pikirku dalam hati. aku tak tau harus senang atokah susah..???
saat ini kita berada mdalam satu wilayah, aku masih kuliah dan mas fa'i juga ru aja ngelanjutin studinya setelah sempet mangkir kelar dari D1 nya..
kampus kita juga nda terlalu jauh..
jadi mulai aneh berasa kalo tiap hari harus ketemu...
sumpah ini dilema buat aku..
aku takut kalok nantinya mas fa'i ngecewqin aku, dan aku juga takut lok nantinya aku nda bisa jadi yang seperti mas fa'i inginkan.
berkali - kali mas fa'i sms, tapi tak kunjung juga aku balas sms nya. dia telpon tapi tak juga aku tangapin telponnya..
dengan berjuta alasan aku coba berikan, dan dengan bersabar mas fa'i menerima semua alasan itu..
3 bulan kita jalan mas fa'i mulai berontak dengan hubungan ini. mas fa'i mulai merasa jenuh dengan segala kepura - puraan ku...
dan sampai suatu malam...
mas fa'i datang menemuiku. sepertinya dia bener - bener marah dengan sikapku...
pikirku inilah kesempatan untuk aku memutuskan hubunganini, tap entah kenapa melihat wajahnya perasaan itu luluh..
aku tek tega kalo harus memutuskannya.
mas fa'i tak pernah salah ma aku, dia begitu perhatia ma aku..
perhatian yang selama ini belum pernah aku dapatkan dari mantan - mantanku dulu..
aku berjanji ma diriku sendiri aku akan berubah untuk mas fa'i. mas begitu sabar menghadapiku...
aku berharap semoga rasa cinta yang sebenarnya akan muncul bersama perjalanan waktu.
aku berharap pepatah jawa yang bilang witing tresno jalaran soko kulino itu bener - bener menghampiriku...
" mas berharap adek mau tebuka ma mas. bilang aja terus terang kalo mas ngrasa membuat adek nda meraasa nyaman.." kata - kata itu yang selalu mas fa'i katakan..
kalopun aku meng iyakannya tapi tetep aja aku tak bisa terbuka bersikap dengannya.
aku melihat cinta mas fa'i begitu tulus denganku..
cuma aku yang masih lum bisa bener - benerr menerimanya..
sesaat setelah mas fa'i marah aku memang paksakan diriku untuk berubah..
aku paksakan untuk membalas smsnya, mengangkat telponnya, tapi itupun cuma berjalan beberapa hari saja.
sungguh aku merasa tersiksa dengan kondisi itu. kenapa cinta tak juga datang padaku, cinta yang sebenarnya ingin aku bagi dengannya..
mas fa'i maafin diana....
aku coba untuk ceerita tentang kisahku ini kepada temen - temen, mereka semua tidak satupun yang membenarkan tindakanku. semua menyalahkan aku...
tapi mau gimana lagi. satu sisi aku tak bisa melepasnya, satu sisi cintaku tak bener tulus padanya..
lalu apa yang sebenernya aku rasakan.
aku mulai bimbang, bingung.....
ini hari ultahku, berharap datang cinta sejati padaku...
sungguh aku tak sangka, mas fa'i memberikanku surprise party buatku. dengan membawa kue ultah berhiaskan angka jadiku dia datang kerumah tanpa aku tau...
happy birth day to you......nyanyian itu ia alunkan untukku. bener - bener istimewa.tak pernah aku dapatkan ini sebelumnya..
suasana serentak ramai dengan lempar - lemparan kue halnya senetron di tv - tv..
sungguh aku merasa tersanjung..
ya allah.....
semoga ini jawaban dari semua doaku...itu do'aku..
setelah itu hatiku mulai sedikit terbuka untuk bisa memberikan cinta ini pada mas fa'i..
aku mencoba untuk meyakini kalo inilah jodohku...
akhirnya jian akhir datang. sebentar aku lupakan urusan asmara. mengorbankan mas fa'i demi ujianku.
" adek belajar, semangat ya....
mas akan mendoakan adek dari sini..
dan mas juga tidak akan mengganggu adek selama ujian ini..
tapi adek harus janji, adek harus bisa,,,"
" mas tunggu sampai adek menghubungi mas ya...."
itu pesen-nya sebelum kita bener - bener putus berhubungan untuk sementara...
entah kenapa disaat - saat mas fa'i tidak lai menghubungiku aku merasa lega....
ada apa ini....
ujian selesai aku tidak juga menghubungi mas fa'i, dan mas fa'ipun tidak menghubungi aku, karena ia udah berjanji untuk tidak menghubungi aku sampai ujianku selesai. dan aku menghubunginya lagi...
entahlah, mas fa'i dikit dikit mulai terlupakan olehku..
beberapa hari kemudian ada telpon dari rumah aku harus pulang. tanpaaku memberi tau mas fa'i aku pulang dan ternyata di rumah ada seorang laki - laki yang hmmmmmmmmmmmm
sepintas sosok sempurna.
dia seorang pegawai negri sipil. aku di kenalkan oleh kakakku. namanya khotib. kakakku bermaksud menjodohkannya denganku...
" kring......................"telponku berbunyi. mas fa'i telpon...
mungkin dia ngerasa atau gmna..
aku angkat telponnya lirih karena disitu ada mas khotib.
" addek gmn ujiannya????, udah selesai lum? kok lama banget??"tanyanya..
" udah kok mas...udah selesai dari kemarin." jawabku.
" adek lupa, kok g hub mas....katanya kalo dah selesai mw hub mas...? mas kangen ma adek..." dia menegurku...
" aduh mas...adek juga nunggu telpon mas, adek takut ganggu kerjaan mas, makane adek g hubungi mas..." sedikit agak konyol aku beralasan ma mas fa'i..
aku baru sadar akan adanya mas fa'i yang sudah hadir dalam hidupku...
kakakku terus mendesakku, aku jadi semakin bingung...
aku harus pilih yang mana...
sekembalinya aku kesemarang, mas fa'i mengajakku makan malam, disitu mas fa'i nanya macem - macem seolah dia udah tau segalanya..
akhirnya aku ceritakan semua yang sebenarnya terjadi...
aku liat mas fa'i menangis. air matanya mulai membanjiri pipinya..
sungguh pemandangan yang membuatku pilu...
aku tak mau membuatnya menangis.....
karena selama ini mas fa'i selalu membuatku tersenyum......
aku telah berdosa padanya.......
di ujung pertemuan itu mas fa'i sempet berucap mencoba mengingatkanku akan kata - kata sebelum kita jadian dulu...
" aku sudah katakan, aku begini keadaanya, kalo mau terima ga apa, kalo mau tolak mas akan terima...
tapi kenapa setelah hampir setahun berjalan kamu berubah hanya karena status sosial....???"
air mata mas fa'i terus aja mengalir, dan itu juga membuatku ikut menangis.
aku memeluk erat mas fa'i....
" maafkan aku mas fa'i........
aku yang salah....."
hanya itu yang dapat aku katakan..
" baiklah, kamu boleh memilih...
pilihlah mana yang terbaik buatmu. mas akan mencoba untuk tabah. ini emang udah jalannya mas....."
setelahnya itu dia pergi......
maafkan aku mas fa'i........
masa depan terlihat lebih menjanjikan, terbayang akan pensiun hari tua,tunjangan kesehatan, tunjangan keluarga, tunjangan anak dan tunjangan - tunjangan yang lain.
terlalu materialistis mungkin....
tapi udah saatnya untuk kita berpikir realistis...
orang bilang cinta itu tak bisa di beli. dia anugerah illahi yang datangnya pun kita tak sangka...
tapi masa iya kita bisa hidup hanya dengan cinta..???
hanya para pujangga yang mungkin bisa....
lama aku berpisah dengannya. teka teki tuhan siapa yang bisa nebak..
cuma bisa berencana, hasil itu mutlak milik-Nya.
setahun laluu aku dipertemukan dengannya lagi. sebut rifa'i ( samaran ), setelah hampir 4 tahun berpisah ia kembali sebagai orang lain. sesuatu yang sangat kontras dengan mas fa'i 4 tahun lalu. sempet berpacaran dengan beberapa cowok, tak membuatkuku jera. aku yakin semua ini adalah proses..
"assalamu'alaikum..." sapanya mengetuk pintu rumah.
saat itu ibuku sedang ada diteras, jadi ia pastinya ia udah dulu bertemu ma ibu..
" din......da tamu " panggil ibu padaku. diana ( samaran ).
tanpa pikir panjang aku keluar dan *** " mas fa'i dah nunggu aku di depan pintu..
" gmn kabar din ??" tanyanya serambi menyorongkan tangan untuk berjabat denganku..
" baik mas, mas gmn kabar??" balasku serambi menjabat tangnannya..
" kenalin tmnku " katanya karena emg waktu itu ia ajak temen maen kerumah..
" duduk mas.." kataku serambi ngeliatin mas fa'i seolah lum percaya lok dia bakalan datang lagi. udah 4 tahun....
fa'i " din katanya bapak udah.....???"
aku " iya mas, tahun kemarin "
fa'i " mas turut beduka ya..mas tau baru kemarin - kemarin aja. mas bener - bener nda tau.."
aku " iya mas, gapapa kok. bapak udah tenang di sana "
fa'i " kok dirunah aja? nda main - main?? "
waktu itu emang masih dalam suasanan lebaran hari ke 4..
aku " maen kemana mas, orang kemarin udah pada datang kesini. lagian ga da temen yang mau ajak maen.."
"dirumah nemenin ibu, kasihan sendirian..".
hampir 1 jam kita ngobrol - ngobrol tanya kabar, kesibukan dan macam sebagainya.
disela - sela obrlan itu keluar pertanyaan dari mas fa'i, " diana siapa pacarnya sekarang?? "
spontan aja aku jawab " belum punya pacar mas, gada yang mau..cariin dunk mas..."
" lok mas gimana..?"
fa'i " sama. sempet mau serius tapi gagal.."
dan dalam canda - canda itu mas fa'i bilang, " gimana misal sama mas aja...?" di susul ketawa...
aku yakin mas fa'i cuma becanda, setelah itu mas fa'i bersama temennya pulang kerena waktu dah sore...
" ea din, nomor hp mu berapa sekarang?? kali tar mas mau telpon.." tanya mas fa'i sebelum beranjak
dan dia pulang setelah aku kasih nomor hp ku yang baru..
malam ke 2 setelah kunjungannya itu, ada telpon dari mas fa'i disaat aku sedang tiduran enak di kamar. aku matiin suara musik lalu aku angkat telponnya..
" din, besok da acara ndak?? mau gak mas ajak jalan2?"
nda tau kenapa aku langsung meng iyakan ajakan itu..
dan beneran mas fa'i datang menjemputku untuk pergi jalan. setelah bermaitan ma ibu kita langsung berangkat ketaman. tempat biasanya para pasangan memadu kasih..
disini mas fa'i mengulang kembali ajkannya untuk mengajak aku balikan seperti yang dulu pernah kita jalani..
dan kali ini mas fa'i bener - bener serius..
dikasihnya aku waktu 3 hari dan di hari ketiga itu mas fa'i kembali datang kerumah. dia mengajak kau kesuatu rumah yang aku juga belum pernah datangi. rumah yang sangat sederhana dengan keluarga yang sedehana.
" din, kenalin ini ibuku, bpakku, kakakku.." katanya...
sumpah kaget bener -bemer kaget aku dibuatnya..
sternyata itu rumah keluarganya..dan surprise juga...
disitu mas fa'i meminta jawabanku. "seperti inilah kondisi keluargaku, aku mengajakmu kemari karena aku pengen kamu tau seperti apa kondisiku..."
" sekarang semua terserah padamu, aku begini adanya, dan satu lagi, aku pengen serius menjalin hubungan. tidak hanya sekedar maen - maen pa lagi senang - senang.."
" kalo kamu mau menerimaku, aku berharap kamu juga mau menerima keadaanku seperti ini, dan kalaupun kamu tak menerimaku aku akan bisa mengerti.."
kayak lagunya ARMADA " jangan ada dusta di antara kita...."
weeeeessssss so sweet banget...
semua terserah padamu, aku begini adanya..
ku hormati keputusannmu...
apapun yang akan kau katakan....
jujur aja aku salut ma cara nembak mas fa'i, aku yakin ia serius ma aku...
sempet berpikir juga akhirnya aku jawab " iya, aku mau jadi pacar mas...."
cuit - cuit.....
ada yang jadian tu...
tapi jangan pada nagih makan - makan ya.....
nagihnya nanti aja lok dah sampai pelaminan. makan - makan dech tu sepuasnya....
heeee
sorenya aku diantar pulang, dan sampai rumah aku bener - bener dibuat bingung..
apa yang barusan terjadi???
bagaimana ini???
pikirku dalam hati. aku tak tau harus senang atokah susah..???
saat ini kita berada mdalam satu wilayah, aku masih kuliah dan mas fa'i juga ru aja ngelanjutin studinya setelah sempet mangkir kelar dari D1 nya..
kampus kita juga nda terlalu jauh..
jadi mulai aneh berasa kalo tiap hari harus ketemu...
sumpah ini dilema buat aku..
aku takut kalok nantinya mas fa'i ngecewqin aku, dan aku juga takut lok nantinya aku nda bisa jadi yang seperti mas fa'i inginkan.
berkali - kali mas fa'i sms, tapi tak kunjung juga aku balas sms nya. dia telpon tapi tak juga aku tangapin telponnya..
dengan berjuta alasan aku coba berikan, dan dengan bersabar mas fa'i menerima semua alasan itu..
3 bulan kita jalan mas fa'i mulai berontak dengan hubungan ini. mas fa'i mulai merasa jenuh dengan segala kepura - puraan ku...
dan sampai suatu malam...
mas fa'i datang menemuiku. sepertinya dia bener - bener marah dengan sikapku...
pikirku inilah kesempatan untuk aku memutuskan hubunganini, tap entah kenapa melihat wajahnya perasaan itu luluh..
aku tek tega kalo harus memutuskannya.
mas fa'i tak pernah salah ma aku, dia begitu perhatia ma aku..
perhatian yang selama ini belum pernah aku dapatkan dari mantan - mantanku dulu..
aku berjanji ma diriku sendiri aku akan berubah untuk mas fa'i. mas begitu sabar menghadapiku...
aku berharap semoga rasa cinta yang sebenarnya akan muncul bersama perjalanan waktu.
aku berharap pepatah jawa yang bilang witing tresno jalaran soko kulino itu bener - bener menghampiriku...
" mas berharap adek mau tebuka ma mas. bilang aja terus terang kalo mas ngrasa membuat adek nda meraasa nyaman.." kata - kata itu yang selalu mas fa'i katakan..
kalopun aku meng iyakannya tapi tetep aja aku tak bisa terbuka bersikap dengannya.
aku melihat cinta mas fa'i begitu tulus denganku..
cuma aku yang masih lum bisa bener - benerr menerimanya..
sesaat setelah mas fa'i marah aku memang paksakan diriku untuk berubah..
aku paksakan untuk membalas smsnya, mengangkat telponnya, tapi itupun cuma berjalan beberapa hari saja.
sungguh aku merasa tersiksa dengan kondisi itu. kenapa cinta tak juga datang padaku, cinta yang sebenarnya ingin aku bagi dengannya..
mas fa'i maafin diana....
aku coba untuk ceerita tentang kisahku ini kepada temen - temen, mereka semua tidak satupun yang membenarkan tindakanku. semua menyalahkan aku...
tapi mau gimana lagi. satu sisi aku tak bisa melepasnya, satu sisi cintaku tak bener tulus padanya..
lalu apa yang sebenernya aku rasakan.
aku mulai bimbang, bingung.....
ini hari ultahku, berharap datang cinta sejati padaku...
sungguh aku tak sangka, mas fa'i memberikanku surprise party buatku. dengan membawa kue ultah berhiaskan angka jadiku dia datang kerumah tanpa aku tau...
happy birth day to you......nyanyian itu ia alunkan untukku. bener - bener istimewa.tak pernah aku dapatkan ini sebelumnya..
suasana serentak ramai dengan lempar - lemparan kue halnya senetron di tv - tv..
sungguh aku merasa tersanjung..
ya allah.....
semoga ini jawaban dari semua doaku...itu do'aku..
setelah itu hatiku mulai sedikit terbuka untuk bisa memberikan cinta ini pada mas fa'i..
aku mencoba untuk meyakini kalo inilah jodohku...
akhirnya jian akhir datang. sebentar aku lupakan urusan asmara. mengorbankan mas fa'i demi ujianku.
" adek belajar, semangat ya....
mas akan mendoakan adek dari sini..
dan mas juga tidak akan mengganggu adek selama ujian ini..
tapi adek harus janji, adek harus bisa,,,"
" mas tunggu sampai adek menghubungi mas ya...."
itu pesen-nya sebelum kita bener - bener putus berhubungan untuk sementara...
entah kenapa disaat - saat mas fa'i tidak lai menghubungiku aku merasa lega....
ada apa ini....
ujian selesai aku tidak juga menghubungi mas fa'i, dan mas fa'ipun tidak menghubungi aku, karena ia udah berjanji untuk tidak menghubungi aku sampai ujianku selesai. dan aku menghubunginya lagi...
entahlah, mas fa'i dikit dikit mulai terlupakan olehku..
beberapa hari kemudian ada telpon dari rumah aku harus pulang. tanpaaku memberi tau mas fa'i aku pulang dan ternyata di rumah ada seorang laki - laki yang hmmmmmmmmmmmm
sepintas sosok sempurna.
dia seorang pegawai negri sipil. aku di kenalkan oleh kakakku. namanya khotib. kakakku bermaksud menjodohkannya denganku...
" kring......................"telponku berbunyi. mas fa'i telpon...
mungkin dia ngerasa atau gmna..
aku angkat telponnya lirih karena disitu ada mas khotib.
" addek gmn ujiannya????, udah selesai lum? kok lama banget??"tanyanya..
" udah kok mas...udah selesai dari kemarin." jawabku.
" adek lupa, kok g hub mas....katanya kalo dah selesai mw hub mas...? mas kangen ma adek..." dia menegurku...
" aduh mas...adek juga nunggu telpon mas, adek takut ganggu kerjaan mas, makane adek g hubungi mas..." sedikit agak konyol aku beralasan ma mas fa'i..
aku baru sadar akan adanya mas fa'i yang sudah hadir dalam hidupku...
kakakku terus mendesakku, aku jadi semakin bingung...
aku harus pilih yang mana...
sekembalinya aku kesemarang, mas fa'i mengajakku makan malam, disitu mas fa'i nanya macem - macem seolah dia udah tau segalanya..
akhirnya aku ceritakan semua yang sebenarnya terjadi...
aku liat mas fa'i menangis. air matanya mulai membanjiri pipinya..
sungguh pemandangan yang membuatku pilu...
aku tak mau membuatnya menangis.....
karena selama ini mas fa'i selalu membuatku tersenyum......
aku telah berdosa padanya.......
di ujung pertemuan itu mas fa'i sempet berucap mencoba mengingatkanku akan kata - kata sebelum kita jadian dulu...
" aku sudah katakan, aku begini keadaanya, kalo mau terima ga apa, kalo mau tolak mas akan terima...
tapi kenapa setelah hampir setahun berjalan kamu berubah hanya karena status sosial....???"
air mata mas fa'i terus aja mengalir, dan itu juga membuatku ikut menangis.
aku memeluk erat mas fa'i....
" maafkan aku mas fa'i........
aku yang salah....."
hanya itu yang dapat aku katakan..
" baiklah, kamu boleh memilih...
pilihlah mana yang terbaik buatmu. mas akan mencoba untuk tabah. ini emang udah jalannya mas....."
setelahnya itu dia pergi......
maafkan aku mas fa'i........
( dudu rojo )
griyaku
19.51
4
komentar
PACARKU MANTAN PACAR KAKAK KU....
Aduh - aduh .....
lagi - lagi cinta bikin perkara....
kakaknya ga dapet, adiknya pun no problemo......
hmmmmmm,
smg tidak bosen ya......
kelar sekolah mau kuliah tak ada biayah...
( biar sama ah nya )..
aku ijin ma ortu untuk coba mengadu nasib di jakarta..
setahun aku bekerja aku kenal dengan seorang cowok.
dedi namanya. awalnya sie cuma temen chat aja...
dari situ kita jadi sering smsan, mmsan, juga sesekali untuk vedeo call. lokpun lum pernah ketemu aku ma dedi serasa deket banget, sampai - sampai kita berani untuk jadian..
jadi inget pesen ortu " hati - hati di tempat orang. jauh kanan jauh kiri, harus bisa jaga diri. bekerja yang bener ingat bapak ibu, dan jangan dulu pacaran.."
masih tegambar jelas wajah mereka dalam benakku tapi, nikan cuma pacaran khayalan alias pacar dunia maya. dan ndak mungkin ketemu, jadi ya.....
ndak masalah lah......
sekarang bulan ramadhan, jadi makin sering aku kontek - kontek dedi. juga sebaliknya..
banguniin sahurlah, ngucapin met berbukalah...
layaknya orang yang lagi bener - bener pacaran..
memasuki hari ke 10 kita saling bertukar alamat, berasa jauh jadi nda masalah juga buatku. nda mungkin dia berani datang ketempatku..
dan ya allah.....................................................
dia bener - bener datang ketempatku.
hari mingu libur kerja, waktunya istirahat. tok tok terdengar orang mengetuk pintu kosanku. aku buka dan waaaaaaaaaa........nampak sosok pria tegar nan rupawan cakep banget..
" cacacari siapa mas??" tanyaku grogi...
" ayukan.....????" jawabnya...
" iya, saya ayu..." dalam hati dari mana dia tau namaku.....
" kenalin, dedi......" gubrak, aku sampai pingsan...
ternyata dia dedi......
pacar khayalanku....
tak taulah, tiba - tiba semua jadi gelap....
terdengar gaduh sangat suara disekelilingku, tapi tak tau napa ang mataku susah ku buka, sekalinya aku buka temen - temen pada ngerumpuni diriku yang tadinya sempet tak sadarkan diri. belum sadar bener diriku mendengar sebuah suara " syukurlah kamu dah sadar.." dan saat aku tengok ternyata dia dedi....
aaaaaa.......dan gelap kembali datang. aku pingsan untuk kali kedua...
beberapa saat kemudian aku mulai berunjuk membaik. sungguh bagaikan mimpi...
senang, susah, takut juga iya....
"ambilkan minum, ambilkan minum" kata dari seorang temen..
sama dedi segelas air putih di arahkannya kemulutku...
lega rasanya setalah itu...
" te te terimakasih ya..." ucapku..
" kamu kenapa? kayak liak setan aja...ini aku dedi..bukan setan..." balasnya....
" ma maaf ya...." aku menyaut..
melihat aku dah baikan, temen - temen mulai meninggalkan aku berdua sama dedi...
si ika, salah seorang temenku berbisak " nanti kenalin ya....." lalu pergi juga...
aku " aku tak sangka mas dedi bener - bener datang kesini.."
dedi " emang kenapa ayu.....g boleh ya....?"
aku " bolehsie...tapi kok nda bilang dulu..?"
dedi " y....tadunya mau kasih surprise, e...taunya aku yang dpt surprise...heeeee"
sempet ngobrol beberapa saat mas dedi pamitan pulang.
aduuuhhhhhh.......
masih aja aku bingung. tak percaya.....
aku jadi takut bales smsnya..
palagi angkat telponnya.....
beberapa kali curhat sama ika, bilangnya selalu aja mojokin aku..
" majuuuu....." katnya...
"atau aku aja yang gantiin, aku siap kok...." tambahnya.
" enak aja.....mang apaan" balasku genger kata ika..
puasa hampir selesai, dan selama itu pula aku lose kontek dengan mas dedi, sebenernya akusie yang sengaja menghindar...
pesen terakhirnya " kok g pernah bales sms ato angkat telponku kenapa???"
jujur aku merasa bersalah banget.....
dalam hati aku merasa kagum ma mas dedi, tp aku juga g mau menghianatin ortuku...
dan 5 hari sebelum aku mudik mas dedi kembali ketempatku, kali ini maungajakin aku ngabuburit..
kalopun merasa g enak aku iyakan aja ajakannya..
aku sempet kaget ketika mas dedi ngomongin mudik, aku kira mas dedi asli siniternyata bukan..
dan ternyata mas dedi orang sedaerah sama aku, cuma kita beda kecamatan..
disitu mas dedi ngajakin aku mudik bareng...
dedi " mudik kapan yuk...?"
aku " entahlah mas, H-3 mungkin.."
dedi " gmn lok bareng aku aja, aku juga rencana hari itu..."
aku " tapi aku mau naik bus mas.."
dedi " g usah ...bareng aku aja, di jamin aman......."
dengar kata- kata mas dedi aku jadi nda bisa nolak ajakannya..
hari itu tiba, selesai packing terdengat suara klakson mas dedi memanggil...
" iya mas sebentar..." triakku....
mas dedi kemudian menyamperin aku " dah siap? ku bawakan....."
lumayan banyak sie bawaanku...
heeeeeen maklum cewek...
dan kitapun jalan....
" sampai bertemu lagi jakarta........" triakku.....
sejam perjalanan,
dedi " ayuk, aku mau nanya soal yang sering kita sms kemarin...."
aku " maksud mas sms yang mana..?" aku takut.......
dedi " aku senang bisa pacaran dengan mu lokpun itu lewat sms...."
" dan aku berharap itu bisa jadi kenyataan..."
keluarlah keringat dinginku..
ooooooooooooooooooooooooooooooooo
Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman
Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia
Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa
( KenzT )
aduh....
aku harus gimana ini.....
dedi " ayuk kenapa?? mungkin terlalu cepat tapi aku yakin akan perasaanku ini.."
" aku berharap kita bisa bersama..."
" apapun jawaban ayu aku akan terima, ayuk jangan hawatir aku ndak akan turunkann ayu di jalan lokpun ayu akhirnya nda menerimaku.." dengan nada sedikit becanda..
hatiku jadi galau, pikirku melayang kemana - mana..
sejenak aku inget pesen orang tuaku, waktu itu aku jawab iya pada org tuaku...
tak sadar ternyata dalam lamunanku itu aku berkata iya....
serentak mas dedi menghentikan laju mobilnya, aku kaget.....
" kenapa mas??" tanyaku dengan nafas terengah...
" ayu mau terima aku jadi pacarmu???"
"yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" mas dedi teriak kegirangan...
ya allah apa yang aku katakan tadi.......
pikiirku dalam hati..
tak apalah, tak ada salahnya...
tak akan tau ujungnya kalo nda di coba...
seharian dijalan sampai juga dirumah. lum sampai di rumah di depan gang yang masih lumayan jauh aku minta di turunkan mas dedi..
" mas ayu turun sini ya......ayu lum siap lok harus bawa mas kerumah.."
" ga papakan mas...?" rayuku.
" yadah gapapa....mas tau.."
" lebaran kedua mas boleh maen kan...? sekalian silaturahim ma keluarga..."balasnya..
" heem " jawabku serambi senyum..
sampai rumah aku cerita semua ma bapak ibuku juga kakaku...
mbak sri, di kakak perempuanku. 3 tahun lebih tua dariku. kendati gitu banyak yang bilang kita ni kembar...
akhirnya lebaran datang, aku jadi kepikiran esok mas dedi akan maen kerumah...
jadi kangen rasanya....
heheeeeee
keesokan harinya mas dedi telpon, aku tak tau rumahmu. aku tunggu di gang kemaren ya....
akhirnya aku ajak temenku untuk jemput mas dedi, dijalan menuju kerumah mas dedi sempet bilang lirih " kayaknya aku pernah kemari.."
" kenapa mas...?" tanyaku..
" nggak apa - apa.." lanjutnya..
sesampainya di rumah aku liak mas dedi bengong..
aku liak dia pandangi foto aku dan kakakku..
" ini siapa yuk...?" tanyanya...
" itu kakakku. namanya mbak sri..nanti aku kenalin ma mas...." aku menjawab serambi suguhkan minuman dingin ke meja...
" kakakmu dimana??" tanyanya penasaran..
" kenapa mas? penasaran ma kakaku? knp, apa krn kita kembar.....???"sedikit GR aku menjawab.
" mbak sri ikut suaminya...bentar lagi juga datang.."imbuhku..
" pasti beruntung banget ya yang jadi suami kakumu.." mas dedi belain mbak sri..
setelahnya itu datang ibu ma bapakku.
bear lebih enakan ngobrolnya aku tinggalin mas dedi ma ortuku..
beberapa saat kemudian datang mbak sri ma suaminya...
"pak bu, mbak sri...aku temuin dulu ya...." aku lari dari ruang belakang jemput mbak sri di teras....
" cowokmu datang ya...." tanya mbak sri..
" masuk mbak aku kenalin ma mas dedi..." kataku
denger nama mas dedi mbak sri terliat kaget tapi tetep bersikap seolah tak ada apa - apa..
" mas dedi, kenalin ni mbak sri sodara kembarku..." aku mengenalkan mas dedi ke mbak sri...
" suci........."sambut mas dedi
" lo....mas dedi kok tau nama mbak suci??" tanyaku kaget krn mas dedi tau nama lengkap kakaku..karena emg nama kakaku sri suciati.
" ceritanya tu panjang............................................." balesnya...
" dedi kok bisa kemari....." tanya mbak sri jabat tangan mas dedi...
" aku juga bingung....." sambut mas dedi...
kelar itu mbak ucik baru cerita lok dulu tu ternyata mas dedi pacar semasa sekolah..
mereka putus karena ilang kontek setelah mas dedi ke jakarta untuk bekerja..
baru dech...5 th berlalu mereka bertemu....
jadi cemburu aku liak mas dedi ma mbak sri....
" adek..................................................."
" g usah cemburu gitu dech...................."
mbak sri mulai meledekku...
suasana jadi rame....
gerrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
" ini namanya tiada rotan akarpun jadi..."
" nda dapet kakaknyua, adeknyapun jadi.."
celoteh bapakku.....
bikin suasana jadi tambah rame....
lagi - lagi cinta bikin perkara....
kakaknya ga dapet, adiknya pun no problemo......
hmmmmmm,
smg tidak bosen ya......
kelar sekolah mau kuliah tak ada biayah...
( biar sama ah nya )..
aku ijin ma ortu untuk coba mengadu nasib di jakarta..
setahun aku bekerja aku kenal dengan seorang cowok.
dedi namanya. awalnya sie cuma temen chat aja...
dari situ kita jadi sering smsan, mmsan, juga sesekali untuk vedeo call. lokpun lum pernah ketemu aku ma dedi serasa deket banget, sampai - sampai kita berani untuk jadian..
jadi inget pesen ortu " hati - hati di tempat orang. jauh kanan jauh kiri, harus bisa jaga diri. bekerja yang bener ingat bapak ibu, dan jangan dulu pacaran.."
masih tegambar jelas wajah mereka dalam benakku tapi, nikan cuma pacaran khayalan alias pacar dunia maya. dan ndak mungkin ketemu, jadi ya.....
ndak masalah lah......
sekarang bulan ramadhan, jadi makin sering aku kontek - kontek dedi. juga sebaliknya..
banguniin sahurlah, ngucapin met berbukalah...
layaknya orang yang lagi bener - bener pacaran..
memasuki hari ke 10 kita saling bertukar alamat, berasa jauh jadi nda masalah juga buatku. nda mungkin dia berani datang ketempatku..
dan ya allah.....................................................
dia bener - bener datang ketempatku.
hari mingu libur kerja, waktunya istirahat. tok tok terdengar orang mengetuk pintu kosanku. aku buka dan waaaaaaaaaa........nampak sosok pria tegar nan rupawan cakep banget..
" cacacari siapa mas??" tanyaku grogi...
" ayukan.....????" jawabnya...
" iya, saya ayu..." dalam hati dari mana dia tau namaku.....
" kenalin, dedi......" gubrak, aku sampai pingsan...
ternyata dia dedi......
pacar khayalanku....
tak taulah, tiba - tiba semua jadi gelap....
terdengar gaduh sangat suara disekelilingku, tapi tak tau napa ang mataku susah ku buka, sekalinya aku buka temen - temen pada ngerumpuni diriku yang tadinya sempet tak sadarkan diri. belum sadar bener diriku mendengar sebuah suara " syukurlah kamu dah sadar.." dan saat aku tengok ternyata dia dedi....
aaaaaa.......dan gelap kembali datang. aku pingsan untuk kali kedua...
beberapa saat kemudian aku mulai berunjuk membaik. sungguh bagaikan mimpi...
senang, susah, takut juga iya....
"ambilkan minum, ambilkan minum" kata dari seorang temen..
sama dedi segelas air putih di arahkannya kemulutku...
lega rasanya setalah itu...
" te te terimakasih ya..." ucapku..
" kamu kenapa? kayak liak setan aja...ini aku dedi..bukan setan..." balasnya....
" ma maaf ya...." aku menyaut..
melihat aku dah baikan, temen - temen mulai meninggalkan aku berdua sama dedi...
si ika, salah seorang temenku berbisak " nanti kenalin ya....." lalu pergi juga...
aku " aku tak sangka mas dedi bener - bener datang kesini.."
dedi " emang kenapa ayu.....g boleh ya....?"
aku " bolehsie...tapi kok nda bilang dulu..?"
dedi " y....tadunya mau kasih surprise, e...taunya aku yang dpt surprise...heeeee"
sempet ngobrol beberapa saat mas dedi pamitan pulang.
aduuuhhhhhh.......
masih aja aku bingung. tak percaya.....
aku jadi takut bales smsnya..
palagi angkat telponnya.....
beberapa kali curhat sama ika, bilangnya selalu aja mojokin aku..
" majuuuu....." katnya...
"atau aku aja yang gantiin, aku siap kok...." tambahnya.
" enak aja.....mang apaan" balasku genger kata ika..
puasa hampir selesai, dan selama itu pula aku lose kontek dengan mas dedi, sebenernya akusie yang sengaja menghindar...
pesen terakhirnya " kok g pernah bales sms ato angkat telponku kenapa???"
jujur aku merasa bersalah banget.....
dalam hati aku merasa kagum ma mas dedi, tp aku juga g mau menghianatin ortuku...
dan 5 hari sebelum aku mudik mas dedi kembali ketempatku, kali ini maungajakin aku ngabuburit..
kalopun merasa g enak aku iyakan aja ajakannya..
aku sempet kaget ketika mas dedi ngomongin mudik, aku kira mas dedi asli siniternyata bukan..
dan ternyata mas dedi orang sedaerah sama aku, cuma kita beda kecamatan..
disitu mas dedi ngajakin aku mudik bareng...
dedi " mudik kapan yuk...?"
aku " entahlah mas, H-3 mungkin.."
dedi " gmn lok bareng aku aja, aku juga rencana hari itu..."
aku " tapi aku mau naik bus mas.."
dedi " g usah ...bareng aku aja, di jamin aman......."
dengar kata- kata mas dedi aku jadi nda bisa nolak ajakannya..
hari itu tiba, selesai packing terdengat suara klakson mas dedi memanggil...
" iya mas sebentar..." triakku....
mas dedi kemudian menyamperin aku " dah siap? ku bawakan....."
lumayan banyak sie bawaanku...
heeeeeen maklum cewek...
dan kitapun jalan....
" sampai bertemu lagi jakarta........" triakku.....
sejam perjalanan,
dedi " ayuk, aku mau nanya soal yang sering kita sms kemarin...."
aku " maksud mas sms yang mana..?" aku takut.......
dedi " aku senang bisa pacaran dengan mu lokpun itu lewat sms...."
" dan aku berharap itu bisa jadi kenyataan..."
keluarlah keringat dinginku..
ooooooooooooooooooooooooooooooooo
Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman
Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia
Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa
( KenzT )
aduh....
aku harus gimana ini.....
dedi " ayuk kenapa?? mungkin terlalu cepat tapi aku yakin akan perasaanku ini.."
" aku berharap kita bisa bersama..."
" apapun jawaban ayu aku akan terima, ayuk jangan hawatir aku ndak akan turunkann ayu di jalan lokpun ayu akhirnya nda menerimaku.." dengan nada sedikit becanda..
hatiku jadi galau, pikirku melayang kemana - mana..
sejenak aku inget pesen orang tuaku, waktu itu aku jawab iya pada org tuaku...
tak sadar ternyata dalam lamunanku itu aku berkata iya....
serentak mas dedi menghentikan laju mobilnya, aku kaget.....
" kenapa mas??" tanyaku dengan nafas terengah...
" ayu mau terima aku jadi pacarmu???"
"yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" mas dedi teriak kegirangan...
ya allah apa yang aku katakan tadi.......
pikiirku dalam hati..
tak apalah, tak ada salahnya...
tak akan tau ujungnya kalo nda di coba...
seharian dijalan sampai juga dirumah. lum sampai di rumah di depan gang yang masih lumayan jauh aku minta di turunkan mas dedi..
" mas ayu turun sini ya......ayu lum siap lok harus bawa mas kerumah.."
" ga papakan mas...?" rayuku.
" yadah gapapa....mas tau.."
" lebaran kedua mas boleh maen kan...? sekalian silaturahim ma keluarga..."balasnya..
" heem " jawabku serambi senyum..
sampai rumah aku cerita semua ma bapak ibuku juga kakaku...
mbak sri, di kakak perempuanku. 3 tahun lebih tua dariku. kendati gitu banyak yang bilang kita ni kembar...
akhirnya lebaran datang, aku jadi kepikiran esok mas dedi akan maen kerumah...
jadi kangen rasanya....
heheeeeee
keesokan harinya mas dedi telpon, aku tak tau rumahmu. aku tunggu di gang kemaren ya....
akhirnya aku ajak temenku untuk jemput mas dedi, dijalan menuju kerumah mas dedi sempet bilang lirih " kayaknya aku pernah kemari.."
" kenapa mas...?" tanyaku..
" nggak apa - apa.." lanjutnya..
sesampainya di rumah aku liak mas dedi bengong..
aku liak dia pandangi foto aku dan kakakku..
" ini siapa yuk...?" tanyanya...
" itu kakakku. namanya mbak sri..nanti aku kenalin ma mas...." aku menjawab serambi suguhkan minuman dingin ke meja...
" kakakmu dimana??" tanyanya penasaran..
" kenapa mas? penasaran ma kakaku? knp, apa krn kita kembar.....???"sedikit GR aku menjawab.
" mbak sri ikut suaminya...bentar lagi juga datang.."imbuhku..
" pasti beruntung banget ya yang jadi suami kakumu.." mas dedi belain mbak sri..
setelahnya itu datang ibu ma bapakku.
bear lebih enakan ngobrolnya aku tinggalin mas dedi ma ortuku..
beberapa saat kemudian datang mbak sri ma suaminya...
"pak bu, mbak sri...aku temuin dulu ya...." aku lari dari ruang belakang jemput mbak sri di teras....
" cowokmu datang ya...." tanya mbak sri..
" masuk mbak aku kenalin ma mas dedi..." kataku
denger nama mas dedi mbak sri terliat kaget tapi tetep bersikap seolah tak ada apa - apa..
" mas dedi, kenalin ni mbak sri sodara kembarku..." aku mengenalkan mas dedi ke mbak sri...
" suci........."sambut mas dedi
" lo....mas dedi kok tau nama mbak suci??" tanyaku kaget krn mas dedi tau nama lengkap kakaku..karena emg nama kakaku sri suciati.
" ceritanya tu panjang............................................." balesnya...
" dedi kok bisa kemari....." tanya mbak sri jabat tangan mas dedi...
" aku juga bingung....." sambut mas dedi...
kelar itu mbak ucik baru cerita lok dulu tu ternyata mas dedi pacar semasa sekolah..
mereka putus karena ilang kontek setelah mas dedi ke jakarta untuk bekerja..
baru dech...5 th berlalu mereka bertemu....
jadi cemburu aku liak mas dedi ma mbak sri....
" adek..................................................."
" g usah cemburu gitu dech...................."
mbak sri mulai meledekku...
suasana jadi rame....
gerrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
" ini namanya tiada rotan akarpun jadi..."
" nda dapet kakaknyua, adeknyapun jadi.."
celoteh bapakku.....
bikin suasana jadi tambah rame....
( dudu rojo )
griyaku
19.36
1 komentar
Sabtu, 18 September 2010
CINTA PULANG KAMPUNG
kalo udah jodoh....sapa mau nolak?????
bener banget emang apa kata pepatah, takkan lari gunung di kejar....
lagian mana ada gunung lari, diakan ga punya kaki....
heeeeee
seperti itulah mungkin kata yang paling tepat untuk menggambarkan ato mengibaratkan jodoh.....
melancong jauh - jauh ketemunya ma tetangga sendiri...
siapa sangka......
ni kisahku beberapa tahun yang lalu..
namaku joko, aku kelahiran rembang 25 th yang lalu..
selesai study tingkat pertama aku melanjutkan study aku di semarang. serambi bekerja aku coba untuk partime.
maklum orang tuaku tak mampu membiayai kuliahku.hal ini memaksaku untuk bisa mandiri..
bekerja sendiri untuk biayai kuliahku sendiri..
kenal dengan seorang cewek dari temenku ketika dulu aku masih sma kelas 3. farida namanya.
bener banget emang apa kata pepatah, takkan lari gunung di kejar....
lagian mana ada gunung lari, diakan ga punya kaki....
heeeeee
seperti itulah mungkin kata yang paling tepat untuk menggambarkan ato mengibaratkan jodoh.....
melancong jauh - jauh ketemunya ma tetangga sendiri...
siapa sangka......
ni kisahku beberapa tahun yang lalu..
namaku joko, aku kelahiran rembang 25 th yang lalu..
selesai study tingkat pertama aku melanjutkan study aku di semarang. serambi bekerja aku coba untuk partime.
maklum orang tuaku tak mampu membiayai kuliahku.hal ini memaksaku untuk bisa mandiri..
bekerja sendiri untuk biayai kuliahku sendiri..
kenal dengan seorang cewek dari temenku ketika dulu aku masih sma kelas 3. farida namanya.
bersambung
griyaku
22.46
1 komentar
citaku disambar kereta
cintaku disambar kereta
kisah cinta emang ga pernah abis di bicarakan. seribu kisah seribu cerita....
lucu, unik, menarik sampai yang menggeletik.
tak selamanya apa yang kita rencanakanakan berakhir dengan ending yang kita inginkan. termasuk dalam cerita yang aku alami. dengan perencanaan yang matang awalnya kau begitu yakin menyongsong masa depan dengannya. sebut namanya ana..
dimataku ana begitu sempurna, sampai tiada cacat terlihat darinya..
begitu indah tuhan menciptakan makhluk yang satu ini. ooooooo.....
rupanya cinta ana telah membutakan mataku...
makan minum tidur sampai buang aer cuma ana yang aku ingat..
ana oh ana..................
dipertemukan secara tidak sengaja lewat perkenalan di jejaring sosial facebook. ana perompak cinta.
itulah akunt yang dipakainya di facabook. dengan memasang foto seorang artis membuat siapapun pasti ingin mengenalnya. termasuk aku yang kini telah menjadi korbannya.
hai ardi sapanya di wallku. karena aku emang mengguunakan nama al ardi pangeran gua batu..
dalam pikir aku asykkkk dapat temen baru. aku liak profilnya, waaaaaaa cantik, deket lagi alamatnya..
bisa ketemuan ni......
pikirku dalam hati. kalopun dibesarkan oleh polesan pondok pesantren terkadang pikiran - pikiran nakal masih sempet mampir..
satu jam gterasa terlewatkan untuk chating dengan ana. terdengar azdan maghrib, saatnya sholat....
" ana kita sambung besok lagi ya....
aku sholat dulu, ana jangan lupa sholat ya......
dah ana.....
see u tomorrow...." pamitku pada ana....
dakdakdakdakdakdakdakdakdakdakdak........
dari kejauhan aku denger suara kereta, jadi inget hari ini ada temen dari jakarta yang mau maen kerumah...
temen lama...
sholat dulu habis tu langsung jemput temen di stasiun...
setengah jam berlalu, dari kejauhan aku liak seseorang dengan tubuh tegap lengkap dengan seragam pegawai stasiun...
" maaf pak, kereta dari jakarta sudah datang???" tanyaku ma petugas itu.....
"heiiii........................bimo......lama amat...."jawabnya..
dalam hati aku bingung, dari mana dia tau namaku....???
" ini aku,temenmu....."tandas ya.
" ya allah.........subhanallah.......udah berubah ya sekarang..."
"3 tahun ndak ketemu udah jadi orang sukses sekarang....."aku baru inget ternyata dia gugun temen ku yang dari jakarta. udah jadi seorang pegawai sekarang.......
dia bener - bener hebat,,,
" gun,maen kewarnet yuk.....aku ge ada gebetan baru..."ajakku ma gugun...
sampai di warnet langsung ja aku log in...
ternyata si anna juga ge online...
waaaahhhh pas banget.jodoh kali ya......
"hai anna.........ingat aku" sapaku ke ana...
"hai maas ardhi.....inget dung....."jawabnya....
" ge dimana ni mas..."tambahnya...
"di warnet indo..." jawabku...
" lho.....masasie....aku juga disini...."balasnya.
" waaaahhhh....diroom berapa?"aku penasaran...
" ketemu dikasir gmn mas...." balas ana,
" yaudah,,,,,sekarang ya...."aku makin penasaran g sabar........
kisah cinta emang ga pernah abis di bicarakan. seribu kisah seribu cerita....
lucu, unik, menarik sampai yang menggeletik.
tak selamanya apa yang kita rencanakanakan berakhir dengan ending yang kita inginkan. termasuk dalam cerita yang aku alami. dengan perencanaan yang matang awalnya kau begitu yakin menyongsong masa depan dengannya. sebut namanya ana..
dimataku ana begitu sempurna, sampai tiada cacat terlihat darinya..
begitu indah tuhan menciptakan makhluk yang satu ini. ooooooo.....
rupanya cinta ana telah membutakan mataku...
makan minum tidur sampai buang aer cuma ana yang aku ingat..
ana oh ana..................
dipertemukan secara tidak sengaja lewat perkenalan di jejaring sosial facebook. ana perompak cinta.
itulah akunt yang dipakainya di facabook. dengan memasang foto seorang artis membuat siapapun pasti ingin mengenalnya. termasuk aku yang kini telah menjadi korbannya.
hai ardi sapanya di wallku. karena aku emang mengguunakan nama al ardi pangeran gua batu..
dalam pikir aku asykkkk dapat temen baru. aku liak profilnya, waaaaaaa cantik, deket lagi alamatnya..
bisa ketemuan ni......
pikirku dalam hati. kalopun dibesarkan oleh polesan pondok pesantren terkadang pikiran - pikiran nakal masih sempet mampir..
satu jam gterasa terlewatkan untuk chating dengan ana. terdengar azdan maghrib, saatnya sholat....
" ana kita sambung besok lagi ya....
aku sholat dulu, ana jangan lupa sholat ya......
dah ana.....
see u tomorrow...." pamitku pada ana....
dakdakdakdakdakdakdakdakdakdakdak........
dari kejauhan aku denger suara kereta, jadi inget hari ini ada temen dari jakarta yang mau maen kerumah...
temen lama...
sholat dulu habis tu langsung jemput temen di stasiun...
setengah jam berlalu, dari kejauhan aku liak seseorang dengan tubuh tegap lengkap dengan seragam pegawai stasiun...
" maaf pak, kereta dari jakarta sudah datang???" tanyaku ma petugas itu.....
"heiiii........................bimo......lama amat...."jawabnya..
dalam hati aku bingung, dari mana dia tau namaku....???
" ini aku,temenmu....."tandas ya.
" ya allah.........subhanallah.......udah berubah ya sekarang..."
"3 tahun ndak ketemu udah jadi orang sukses sekarang....."aku baru inget ternyata dia gugun temen ku yang dari jakarta. udah jadi seorang pegawai sekarang.......
dia bener - bener hebat,,,
" gun,maen kewarnet yuk.....aku ge ada gebetan baru..."ajakku ma gugun...
sampai di warnet langsung ja aku log in...
ternyata si anna juga ge online...
waaaahhhh pas banget.jodoh kali ya......
"hai anna.........ingat aku" sapaku ke ana...
"hai maas ardhi.....inget dung....."jawabnya....
" ge dimana ni mas..."tambahnya...
"di warnet indo..." jawabku...
" lho.....masasie....aku juga disini...."balasnya.
" waaaahhhh....diroom berapa?"aku penasaran...
" ketemu dikasir gmn mas...." balas ana,
" yaudah,,,,,sekarang ya...."aku makin penasaran g sabar........
bersambung
griyaku
22.35
2
komentar
Jumat, 17 September 2010
salah pilih suami...??
sebuah kisah nyata dramantisme kehidupan.
salah pilih suami...??
salah pilih suami...??
siapa yg tak kenal cinta...??
denger kata cinta ja kit udah berbayang akan hal - hal yang begitu indah, sampai para pujangga mengatakan hidup tanpa cinta bagai sayur tanpa garam, taman tanpa bunga, sampai langit tanpa bintang.
begitu luar biasa emang cinta merasuk kenadi dari anak kecil sampai dewasa.
lalu apakah cinta itu sebenarnya???
sebuah kisah berawal dari bangku kelas 2 sma, 8 th silam.
" hai ucik....sendirian aja,bareng yuk...."
kata seorang pemuda menawarkan diri untuk menolong ucik bermaksud mengajak bareng berangkat sekolah.
" hai abdul, iyanie tapi makasih ya,aku udah da janji ma temen. mungkin lain kali "
jawab ucik menolak tawaran abdul abdul adalah temen smpnya dulu, yang kemudian dia pergi melanjutkan perjalanannya..
tak lama kemudian datanglah seorang pemuda lain menghampiri ucik dan mengantarkan ucik berangkat kesekolah.
ditempat berbeda, sekelompok remaja kinung, miko, dan hadi sedang bergrombol ngobrol - ngobrol disebuah kantin sekolah. mereka adalah temen se-angkatan dengan abdul. tidak ada lagi omongan yang mereka bicarakan tiap kali berkumpul selain soal cinta dan wanita.
" si abdul kemana? tanya miko pada temen yang lain, jam segini lum jg nongol?? "
" paling bangun kesiangan.." saut kinung.
" katanya dia ge deketin cewek lho " kata hadi.
" mana ada yang mau di deketin ma dia.." tambah kinung.
" waaahhhhh......begaya lho, jangan remehin abdul...diem2 simpen bom waktu die...." gurau miko sambil melempar kulit kacang ke kinung.
tak lama kemudian. " panjang umur......." kata hadi melihat abdul datang...
setelah beberapa lama ngobrol terdengar bel tanda masuk sekolah, " saatnya belajar " celoteh abdul.
tak seperti biasa mereka berempat selalu pulang bareng, kali ini abdul sengaja pulang lebih awal dan ternyata dia bermaksud nyamperin ucik disekolahnya, karena memang abdul ma ucik beda sekolah.
di benak temen2nya abdul, merek berpikir ada apa ini..??
3 hari kemudian kinung dan miko sengaja buntuti si abdul berangkat sekolah. dan kebongkarlah kenapa si abdul berubah.
di tengah jalan miko yang berboncengan dengan kinung sengaja jalan mepet dg ssi abdul yang lagi mboncengin ucik serambi bersuit - suit...
terlihat merah muka si abdul, " kenalin dunk....." gurau kinung.
sesampai disekolah, abislah si abdul kena sindiran dari sana sini..
sampai akhirnya si abdul ndak tahan, " dia tu cuma temen MA ( maderasah aliah ) ya...dan bukan siapa - siapa.." terangnya menjelaskan.
dasarnya otak miko ma kinuung ni udah teracuni, mereka berpikir untuk mendekati ucik yang sebenernya di sukai ma temen mereka sendiri si abdul.
" ko, gmn lok kita tarohan " kata si kinung ma miko.
" yang bisa deketin ucik atao macarin si ucik dapet traktiran.." jelasnya.
"siapa takut......" jawab miko dengan percaya diri.
terjadilah transaksi antara keduanya dengan hadi sebagai saksi...
2 bulan kemudian, terbuktilah semua. si kinung ternyata sengaja ngajakin bertaruh yang dia sendiri sebenarnya cuma beniat membuat si miko malu andai miko bener2 nembak ucik.
akhirnya drama di mulai...
miko jadi bener - bener deket ma ucik.mereka saling bebalas surat. surat apa lagi lok bukan surat cinta..
aaaaaaaaaa cinta lagi cinta lagi.....
moga bosan ya baca soal cinta...
sementara kita simak dulu kisah mico vs ucik. karena dari sini smua cerita berujung.
" cik, leh dunk aku maen kerumah??.." tanya miko.
" boleh kok maen aja, tp rumahku jelek lho yaa.." sahut ucik.
tentu senang banget miko denger jawaban itu. dalam hatinya pasti dialah yang menang taroan.
di rumah miko punya temen maen, sebut saja ucok. sangking akrabnya mereka sapa ounya apa yang lain juga ikut punya. termasuk cewek mereka apeli berdua.
" cok, tar malem maen ketempat temenku yok...aku dapet kenaln baru " sapa miko ma ucok.
" aku mah ayok ajah....asal free...." balas ucok.
si ucik orangnya emang ramah, sopan, komunikatif, pokoknya asyk diajak ngomong. hal inilah yang membuat dia cepet akrab ma semua orang. termasuk ma ucok temen miko yang baru saja di kenal.
wajarlah kalo setiap coeok yang deket ma dia dengan mudah menaroh hati..
dan diem2 si ucok maen belakang. dia apel ketempat ucik sendirian.
sampai akhirnya miko tau karena ucik cerita..
" kok kemarin gak ikut main?? " tegur ucik ma miko.
miko bengong.dalam hati ikut maen siapa??
" kemarin ucok maen kerumah, biasanya kalian selalu berduakan..???"jelas ucik.
" oiya?? kapan....??ooooooo kemarin itu, iya aku sibuk " balas miko menutupi rasa kecewanya..
beberapa minggu berlalu, sampailah pada suatu malam.niatan tarohan yang dulu di ikrarkan ma kinung berubah jadi perasaan yang sebenarnya..
rasa cinta itu mulai bertumbuh dam mengakar dalam hati miko. kalopun lum sempet ada kata jadian antara miko ma ucik, mereka terlalu deket untuk ukuran temen.
" cik, aku mao jujur ma kamu, tapi tolong dengarkan dan jangan marah ya..." ungkap miko.
" jujur soal apa??" jawab ucik serambi berpikir mgkin miko mau nembak dia.
" beberapa lama ni kita udah deket banget, makanya saat nilah aku kira yang tepat untuk mengatakan yang sebenarnya. sebelum semua telalu dalam.."
si ucik makin berdebar mendengar kalimat itu....
" aku tak tau gimana perasaan kamu ke aku, tapi yang ingin aku jujur ke kamu.ialah sebenarnya aku deket ma kamu selama ini adalah karena aku...."
lum sempet selesai kalimat miko, keluarlah bapak dari ucik...
" kok diluar aja, ajak masuk cik...." sapa bapaknya.
dari itu gagalah niatan miko untuk membuka dan melanjutkan omongannya.
terdengar dari kejauan suara motor ucok...
terjadilah pertemuan yang tak direncanakan...
masuklah ucik kedalam rumah karena kebetulan mereka tadi ngobrol di teras..
setelah itu terjadi obrolan ucok ma miko.
ucok" kok ksini ga bilang - bilang??"
miko" yach aku yang haruse tanya gitu..."
sama-sama linglung.sama - sama bingung....
miko" yadah kita masuk aja.."
lama ngobrol bertiga ikutlah si bapak nimbrung, diajaknya miko keluar ma ucik kembali keteras, dan ditinggalnya ucok ma bapaknya...
ucik " sebenere tadi mw ngobrol apa?"
miko " gapapa kok"
ucik " kalo g diterusin besok g usah maen lagi"
miko " aduuhhhhhhh, yadah...
sebenernya, tp janji jangan marah dulu ya.....
dengerin ceritaku sampai selesai....
kemarin aku ma kinung tarohan.."
ucik " taroan apa???"
miko " kamu"
ucik " maksud kamu "
miko " dengerin dulu, jangan marah dulu..."
beruntung datang kakak - kakak dari ucik. selamatlah miko...
" yaudah aku pamit pulang dulu ya.....besok kita lanjutin lagi..." kata miko mengalihkan perhatian ucik lantas pamitan pulang. tak lama kemudian disusul ucok juga ikut pulang.
saling bertegurlah miko dan ucok dijalan, saling menyalahkan satu sama lain.
kembali kesekolah ternyata si abdul tau semua tentang kedekatan miko dan ucik. hal ini membuat abdul menjauh dari pergaulan miko dan kawan - kawan.
meramainya berita ternyata terdengar sampai telinga muklis. dia adalah pemuda desa sebrang yang diam - diam juga menyimpan perasan ma ucik. berbekal sebagai anak seorang juragan yang kaya raya, dia bisa saja menaklukkan setiap wanita. disamping itu dia juga memiliki wajah yang elok nan rupawan..
11 januari. hari ini ucik ulang tahun. yang pastinya pada moment inilah banyak cowok berlomba untuk mendapatkan cintanya..
hhhhuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...
lagi - lagi cinta.....
jangan bosan ya...
malam miko datang kerumahnya, ditagihnya omongan yang kemarin lum selesai..
ucik " sekarang cerita soal tarohanmu kemarin "
meerasa udah terpojok miko akhirnya cerita...
miko " aku tarohan untuk mendapatkanmu dengan kinung, dan siapa yang menang akan mendapatkan
traktiran"
belum juga selesai cerita itu berlinanglah air mata ucik membasahi pipinya.
miko " cik, aku minta maaf tapi ada satu hal yang harus kamu tau, bahwasannya..."
ucik " aku tak sangka, kamu tega......
pergilah saja, pergilah kau dariku..."
miko " tapi..."
ucik " pergi..."
belum juga miko mengutarakan perasaan hatinya dia sudah di usir.
sungguh kecewa, tapi bagaimana lagi...
inilah cinta, deritanya tiada berakhir.
sempet berpikir kalo tak mungkin bisa bertemu lagi ma ucik, peristiwa itu justru membuat rasa persahabatan ucik ma miko semakin kental..
layaknya adik ma kakak.
setahun menjalani hubungan layaknya sodara terdengar kabar kalo muklis ternyata bener - bener serius. dia ingin melamar ucik.
selain muklis masih banyak juga yang pengen serius melamar ucik.
tapi siapa yang bisa nolak muklis. masa depan yang bahagia dengan bergelimang harta sudah terbayang di wajah ucik.
benarkah cinta tak lebih berharga dari harta????
benarkah harta lebih utama dibanding cinta????
apapun jawabannya, harta ikut berperan.
tak ada yang mau menjalin hubungan dengan seorang tak berpunya. bicara soal masa depan harta berbica...
setahun kemudian terdengar bahwa muklis bener - bener melamar ucik, dan ucik pun tak sanggup untuk menolaknya.apa lagikekayaannya itu lho.....
hmmmmmm
mungkin itulah pikiran ucik.
merasa deket dengan miko, ucik mencoba untuk menguji kesetiaan muklis dengan meminta bantuan miko.
bersambung
setelah beberapa lama ngobrol terdengar bel tanda masuk sekolah, " saatnya belajar " celoteh abdul.
tak seperti biasa mereka berempat selalu pulang bareng, kali ini abdul sengaja pulang lebih awal dan ternyata dia bermaksud nyamperin ucik disekolahnya, karena memang abdul ma ucik beda sekolah.
di benak temen2nya abdul, merek berpikir ada apa ini..??
3 hari kemudian kinung dan miko sengaja buntuti si abdul berangkat sekolah. dan kebongkarlah kenapa si abdul berubah.
di tengah jalan miko yang berboncengan dengan kinung sengaja jalan mepet dg ssi abdul yang lagi mboncengin ucik serambi bersuit - suit...
terlihat merah muka si abdul, " kenalin dunk....." gurau kinung.
sesampai disekolah, abislah si abdul kena sindiran dari sana sini..
sampai akhirnya si abdul ndak tahan, " dia tu cuma temen MA ( maderasah aliah ) ya...dan bukan siapa - siapa.." terangnya menjelaskan.
dasarnya otak miko ma kinuung ni udah teracuni, mereka berpikir untuk mendekati ucik yang sebenernya di sukai ma temen mereka sendiri si abdul.
" ko, gmn lok kita tarohan " kata si kinung ma miko.
" yang bisa deketin ucik atao macarin si ucik dapet traktiran.." jelasnya.
"siapa takut......" jawab miko dengan percaya diri.
terjadilah transaksi antara keduanya dengan hadi sebagai saksi...
2 bulan kemudian, terbuktilah semua. si kinung ternyata sengaja ngajakin bertaruh yang dia sendiri sebenarnya cuma beniat membuat si miko malu andai miko bener2 nembak ucik.
akhirnya drama di mulai...
miko jadi bener - bener deket ma ucik.mereka saling bebalas surat. surat apa lagi lok bukan surat cinta..
aaaaaaaaaa cinta lagi cinta lagi.....
moga bosan ya baca soal cinta...
sementara kita simak dulu kisah mico vs ucik. karena dari sini smua cerita berujung.
" cik, leh dunk aku maen kerumah??.." tanya miko.
" boleh kok maen aja, tp rumahku jelek lho yaa.." sahut ucik.
tentu senang banget miko denger jawaban itu. dalam hatinya pasti dialah yang menang taroan.
di rumah miko punya temen maen, sebut saja ucok. sangking akrabnya mereka sapa ounya apa yang lain juga ikut punya. termasuk cewek mereka apeli berdua.
" cok, tar malem maen ketempat temenku yok...aku dapet kenaln baru " sapa miko ma ucok.
" aku mah ayok ajah....asal free...." balas ucok.
si ucik orangnya emang ramah, sopan, komunikatif, pokoknya asyk diajak ngomong. hal inilah yang membuat dia cepet akrab ma semua orang. termasuk ma ucok temen miko yang baru saja di kenal.
wajarlah kalo setiap coeok yang deket ma dia dengan mudah menaroh hati..
dan diem2 si ucok maen belakang. dia apel ketempat ucik sendirian.
sampai akhirnya miko tau karena ucik cerita..
" kok kemarin gak ikut main?? " tegur ucik ma miko.
miko bengong.dalam hati ikut maen siapa??
" kemarin ucok maen kerumah, biasanya kalian selalu berduakan..???"jelas ucik.
" oiya?? kapan....??ooooooo kemarin itu, iya aku sibuk " balas miko menutupi rasa kecewanya..
beberapa minggu berlalu, sampailah pada suatu malam.niatan tarohan yang dulu di ikrarkan ma kinung berubah jadi perasaan yang sebenarnya..
rasa cinta itu mulai bertumbuh dam mengakar dalam hati miko. kalopun lum sempet ada kata jadian antara miko ma ucik, mereka terlalu deket untuk ukuran temen.
" cik, aku mao jujur ma kamu, tapi tolong dengarkan dan jangan marah ya..." ungkap miko.
" jujur soal apa??" jawab ucik serambi berpikir mgkin miko mau nembak dia.
" beberapa lama ni kita udah deket banget, makanya saat nilah aku kira yang tepat untuk mengatakan yang sebenarnya. sebelum semua telalu dalam.."
si ucik makin berdebar mendengar kalimat itu....
" aku tak tau gimana perasaan kamu ke aku, tapi yang ingin aku jujur ke kamu.ialah sebenarnya aku deket ma kamu selama ini adalah karena aku...."
lum sempet selesai kalimat miko, keluarlah bapak dari ucik...
" kok diluar aja, ajak masuk cik...." sapa bapaknya.
dari itu gagalah niatan miko untuk membuka dan melanjutkan omongannya.
terdengar dari kejauan suara motor ucok...
terjadilah pertemuan yang tak direncanakan...
masuklah ucik kedalam rumah karena kebetulan mereka tadi ngobrol di teras..
setelah itu terjadi obrolan ucok ma miko.
ucok" kok ksini ga bilang - bilang??"
miko" yach aku yang haruse tanya gitu..."
sama-sama linglung.sama - sama bingung....
miko" yadah kita masuk aja.."
lama ngobrol bertiga ikutlah si bapak nimbrung, diajaknya miko keluar ma ucik kembali keteras, dan ditinggalnya ucok ma bapaknya...
ucik " sebenere tadi mw ngobrol apa?"
miko " gapapa kok"
ucik " kalo g diterusin besok g usah maen lagi"
miko " aduuhhhhhhh, yadah...
sebenernya, tp janji jangan marah dulu ya.....
dengerin ceritaku sampai selesai....
kemarin aku ma kinung tarohan.."
ucik " taroan apa???"
miko " kamu"
ucik " maksud kamu "
miko " dengerin dulu, jangan marah dulu..."
beruntung datang kakak - kakak dari ucik. selamatlah miko...
" yaudah aku pamit pulang dulu ya.....besok kita lanjutin lagi..." kata miko mengalihkan perhatian ucik lantas pamitan pulang. tak lama kemudian disusul ucok juga ikut pulang.
saling bertegurlah miko dan ucok dijalan, saling menyalahkan satu sama lain.
kembali kesekolah ternyata si abdul tau semua tentang kedekatan miko dan ucik. hal ini membuat abdul menjauh dari pergaulan miko dan kawan - kawan.
meramainya berita ternyata terdengar sampai telinga muklis. dia adalah pemuda desa sebrang yang diam - diam juga menyimpan perasan ma ucik. berbekal sebagai anak seorang juragan yang kaya raya, dia bisa saja menaklukkan setiap wanita. disamping itu dia juga memiliki wajah yang elok nan rupawan..
11 januari. hari ini ucik ulang tahun. yang pastinya pada moment inilah banyak cowok berlomba untuk mendapatkan cintanya..
hhhhuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...
lagi - lagi cinta.....
jangan bosan ya...
malam miko datang kerumahnya, ditagihnya omongan yang kemarin lum selesai..
ucik " sekarang cerita soal tarohanmu kemarin "
meerasa udah terpojok miko akhirnya cerita...
miko " aku tarohan untuk mendapatkanmu dengan kinung, dan siapa yang menang akan mendapatkan
traktiran"
belum juga selesai cerita itu berlinanglah air mata ucik membasahi pipinya.
miko " cik, aku minta maaf tapi ada satu hal yang harus kamu tau, bahwasannya..."
ucik " aku tak sangka, kamu tega......
pergilah saja, pergilah kau dariku..."
miko " tapi..."
ucik " pergi..."
belum juga miko mengutarakan perasaan hatinya dia sudah di usir.
sungguh kecewa, tapi bagaimana lagi...
inilah cinta, deritanya tiada berakhir.
sempet berpikir kalo tak mungkin bisa bertemu lagi ma ucik, peristiwa itu justru membuat rasa persahabatan ucik ma miko semakin kental..
layaknya adik ma kakak.
setahun menjalani hubungan layaknya sodara terdengar kabar kalo muklis ternyata bener - bener serius. dia ingin melamar ucik.
selain muklis masih banyak juga yang pengen serius melamar ucik.
tapi siapa yang bisa nolak muklis. masa depan yang bahagia dengan bergelimang harta sudah terbayang di wajah ucik.
benarkah cinta tak lebih berharga dari harta????
benarkah harta lebih utama dibanding cinta????
apapun jawabannya, harta ikut berperan.
tak ada yang mau menjalin hubungan dengan seorang tak berpunya. bicara soal masa depan harta berbica...
setahun kemudian terdengar bahwa muklis bener - bener melamar ucik, dan ucik pun tak sanggup untuk menolaknya.apa lagikekayaannya itu lho.....
hmmmmmm
mungkin itulah pikiran ucik.
merasa deket dengan miko, ucik mencoba untuk menguji kesetiaan muklis dengan meminta bantuan miko.
bersambung
griyaku
20.06
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
Post .jpg)

