Minggu, 19 September 2010

PACARKU MANTAN PACAR KAKAK KU....

Aduh - aduh .....
lagi - lagi cinta bikin perkara....
kakaknya ga dapet, adiknya pun no problemo......

hmmmmmm,
smg tidak bosen ya......

kelar sekolah mau kuliah tak ada biayah...
( biar sama ah nya )..
aku ijin ma ortu untuk coba mengadu nasib di jakarta..
setahun aku bekerja aku kenal dengan seorang cowok.
dedi namanya. awalnya sie cuma temen chat aja...
dari situ kita jadi sering smsan, mmsan, juga sesekali untuk vedeo call. lokpun lum pernah ketemu aku ma dedi serasa deket banget, sampai - sampai kita berani untuk jadian..

jadi inget pesen ortu " hati - hati di tempat orang. jauh kanan jauh kiri, harus bisa jaga diri. bekerja yang bener ingat bapak ibu, dan jangan dulu pacaran.."

masih tegambar jelas wajah mereka dalam benakku tapi, nikan cuma pacaran khayalan alias pacar dunia maya. dan ndak mungkin ketemu, jadi ya.....
ndak masalah lah......

sekarang bulan ramadhan, jadi makin sering aku kontek - kontek dedi. juga sebaliknya..
banguniin sahurlah, ngucapin met berbukalah...
layaknya orang yang lagi bener - bener pacaran..
memasuki hari ke 10 kita saling bertukar alamat, berasa jauh jadi nda masalah juga buatku. nda mungkin dia berani datang ketempatku..
dan ya allah.....................................................
dia bener - bener datang ketempatku.

hari mingu libur kerja, waktunya istirahat. tok tok terdengar orang mengetuk pintu kosanku. aku buka dan waaaaaaaaaa........nampak sosok pria tegar nan rupawan cakep banget..
" cacacari siapa mas??" tanyaku grogi...
" ayukan.....????" jawabnya...
" iya, saya ayu..." dalam hati dari mana dia tau namaku.....
" kenalin, dedi......" gubrak, aku sampai pingsan...
ternyata dia dedi......
pacar khayalanku....
tak taulah, tiba - tiba semua jadi gelap....
terdengar gaduh sangat suara disekelilingku, tapi tak tau napa ang mataku susah ku buka, sekalinya aku buka temen - temen pada ngerumpuni diriku yang tadinya sempet tak sadarkan diri. belum sadar bener diriku mendengar sebuah suara " syukurlah kamu dah sadar.." dan saat aku tengok ternyata dia dedi....
aaaaaa.......dan gelap kembali datang. aku pingsan untuk kali kedua...
beberapa saat kemudian aku mulai berunjuk membaik. sungguh bagaikan mimpi...
senang, susah, takut juga iya....
"ambilkan minum, ambilkan minum" kata dari seorang temen..
sama dedi segelas air putih di arahkannya kemulutku...
lega rasanya setalah itu...
" te te terimakasih ya..." ucapku..
" kamu kenapa? kayak liak setan aja...ini aku dedi..bukan setan..." balasnya....
" ma maaf ya...." aku menyaut..
melihat aku dah baikan, temen - temen mulai meninggalkan aku berdua sama dedi...
si ika, salah seorang temenku berbisak " nanti kenalin ya....." lalu pergi juga...
aku " aku tak sangka mas dedi bener - bener datang kesini.."
dedi " emang kenapa ayu.....g boleh ya....?"
aku " bolehsie...tapi kok nda bilang dulu..?"
dedi " y....tadunya mau kasih surprise, e...taunya aku yang dpt surprise...heeeee"
sempet ngobrol beberapa saat mas dedi pamitan pulang.
aduuuhhhhhh.......
masih aja aku bingung. tak percaya.....
aku jadi takut bales smsnya..
palagi angkat telponnya.....
beberapa kali curhat sama ika, bilangnya selalu aja mojokin aku..
" majuuuu....." katnya...
"atau aku aja yang gantiin, aku siap kok...." tambahnya.
" enak aja.....mang apaan" balasku genger kata ika..
puasa hampir selesai, dan selama itu pula aku lose kontek dengan mas dedi, sebenernya akusie yang sengaja menghindar...
pesen terakhirnya " kok g pernah bales sms  ato angkat telponku kenapa???"
jujur aku merasa bersalah banget.....
dalam hati aku merasa kagum ma mas dedi, tp aku juga g mau menghianatin ortuku...
dan 5 hari sebelum aku mudik mas dedi kembali ketempatku, kali ini maungajakin aku ngabuburit..
kalopun merasa g enak aku iyakan aja ajakannya..
aku sempet kaget ketika mas dedi ngomongin mudik, aku kira mas dedi asli siniternyata bukan..
dan ternyata mas dedi orang sedaerah sama aku, cuma kita beda kecamatan..
disitu mas dedi ngajakin aku mudik bareng...
dedi " mudik kapan yuk...?"
aku " entahlah mas, H-3 mungkin.."
dedi " gmn lok bareng aku aja, aku juga rencana hari itu..."
aku " tapi aku mau naik bus mas.."
dedi " g usah ...bareng aku aja, di jamin aman......."
dengar kata- kata mas dedi aku jadi nda bisa nolak ajakannya..

hari itu tiba, selesai packing terdengat suara klakson mas dedi memanggil...
" iya mas sebentar..." triakku....
mas dedi kemudian menyamperin aku " dah siap? ku bawakan....."
lumayan banyak sie bawaanku...
heeeeeen maklum cewek...
dan kitapun jalan....

" sampai bertemu lagi jakarta........" triakku.....
sejam perjalanan,
dedi " ayuk, aku mau nanya soal yang sering kita sms kemarin...."
aku " maksud mas sms yang mana..?" aku takut.......
dedi " aku senang bisa pacaran dengan mu lokpun itu lewat sms...."
" dan aku berharap itu bisa jadi kenyataan..."
keluarlah keringat dinginku..
ooooooooooooooooooooooooooooooooo

Aku memilihmu…
Untuk menemani di kala siang tak bermentari
Saat malam tak berbintang
Agar dapat terangiku dengan senyuman

Aku memilihmu…
Saat terik sinar menyengat dan membakar
Ketika bulan sabit atau purnama
Untuk temaniku menyusuri dunia

Aku memilihmu…
Dengan hati yang tak memilih waktu
Sepenuh cinta tanpa masa
Semenjak harap masih mendengung hampa



                                                    ( KenzT )


aduh....
aku harus gimana ini.....
dedi " ayuk kenapa?? mungkin terlalu cepat tapi aku yakin akan perasaanku ini.."
" aku berharap kita bisa bersama..."
" apapun jawaban ayu aku akan terima, ayuk jangan hawatir aku ndak akan turunkann ayu di jalan lokpun ayu akhirnya nda menerimaku.." dengan nada sedikit becanda..
hatiku jadi galau, pikirku melayang kemana - mana..
sejenak aku inget pesen orang tuaku, waktu itu aku jawab iya pada org tuaku...
tak sadar ternyata dalam lamunanku itu aku berkata iya....
serentak mas dedi menghentikan laju mobilnya, aku kaget.....
" kenapa mas??" tanyaku dengan nafas terengah...
" ayu mau terima aku jadi pacarmu???"
"yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" mas dedi teriak kegirangan...
ya allah apa yang aku katakan tadi.......
pikiirku dalam hati..
tak apalah, tak ada salahnya...
tak akan tau ujungnya kalo nda di coba...
seharian dijalan sampai juga dirumah. lum sampai di rumah di depan gang yang masih lumayan jauh aku minta di turunkan mas dedi..
" mas ayu turun sini ya......ayu lum siap lok harus bawa mas kerumah.."
" ga papakan mas...?" rayuku.
" yadah gapapa....mas tau.."
" lebaran kedua mas boleh maen kan...? sekalian silaturahim ma keluarga..."balasnya..
" heem " jawabku serambi senyum..

sampai rumah aku cerita semua ma bapak ibuku juga kakaku...
mbak sri,  di kakak perempuanku. 3 tahun lebih tua dariku. kendati gitu banyak yang bilang kita ni kembar...

akhirnya lebaran datang, aku jadi kepikiran esok mas dedi akan maen kerumah...
jadi kangen rasanya....
heheeeeee
keesokan harinya mas dedi telpon, aku tak tau rumahmu. aku tunggu di gang kemaren ya....
akhirnya aku ajak temenku untuk jemput mas dedi, dijalan menuju kerumah mas dedi sempet bilang lirih " kayaknya aku pernah kemari.."
" kenapa mas...?" tanyaku..
" nggak apa - apa.." lanjutnya..
sesampainya di rumah aku liak mas dedi bengong..
aku liak dia pandangi foto aku dan kakakku..
" ini siapa yuk...?" tanyanya...
" itu kakakku. namanya mbak sri..nanti aku kenalin ma mas...." aku menjawab serambi suguhkan minuman dingin ke meja...
" kakakmu dimana??" tanyanya penasaran..
" kenapa mas? penasaran ma kakaku? knp, apa krn kita kembar.....???"sedikit GR aku menjawab.
" mbak sri ikut suaminya...bentar lagi juga datang.."imbuhku..
" pasti beruntung banget ya yang jadi suami kakumu.." mas dedi belain mbak sri..
setelahnya itu datang ibu ma bapakku.
bear lebih enakan ngobrolnya aku tinggalin mas dedi ma ortuku..
beberapa saat kemudian datang mbak sri ma suaminya...
"pak bu, mbak sri...aku temuin dulu ya...." aku lari dari ruang belakang jemput mbak sri di teras....
" cowokmu datang ya...." tanya mbak sri..
" masuk mbak aku kenalin ma mas dedi..." kataku
denger nama mas dedi mbak sri terliat kaget tapi tetep bersikap seolah tak ada apa - apa..
" mas dedi, kenalin ni mbak sri sodara kembarku..." aku mengenalkan mas dedi ke mbak sri...
" suci........."sambut mas dedi
" lo....mas dedi kok tau nama mbak suci??" tanyaku kaget krn mas dedi tau nama lengkap kakaku..karena emg nama kakaku sri suciati. 
" ceritanya tu panjang............................................." balesnya...
" dedi kok bisa kemari....." tanya mbak sri jabat tangan mas dedi...
" aku juga bingung....." sambut mas dedi...
kelar itu mbak ucik baru cerita lok dulu tu ternyata mas dedi pacar semasa sekolah..
mereka putus karena ilang kontek setelah mas dedi ke jakarta untuk bekerja..
baru dech...5 th berlalu mereka bertemu....

jadi cemburu aku liak mas dedi ma mbak sri....
" adek..................................................."
" g usah cemburu gitu dech...................."
mbak sri mulai meledekku...
suasana jadi rame....
gerrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
" ini namanya tiada rotan akarpun jadi..."
" nda dapet kakaknyua, adeknyapun jadi.."
celoteh bapakku.....
bikin suasana jadi tambah rame....




( dudu rojo )

1 komentar:

griyaku mengatakan...

akhirnya selesai.....
semoga ceritanya bisa menarik...
di tunggu komentnya ya...

Posting Komentar

 
 

© Bluberry Template Copyright by GRIYAKU

Template by Blogger Templates | Blog-HowToTricks